Langsung ke konten utama

PENGARUH HARGA DAN PENDAPATAN TERHADAP PERMINTAAN CPO PERUSAHAAN ASTRA AGRO LESTARI PADA TAHUN 2001 – 2012

PENGARUH HARGA DAN PENDAPATAN TERHADAP PERMINTAAN CPO PERUSAHAAN ASTRA AGRO LESTARI PADA TAHUN 2001 – 2012
Pengarang
PRAMELANI
Tanggal terbit
2014/5/24
Konferensi
Seminar Nasional Inovasi dan Tren (SNIT)
Halaman
https://drive.google.com/file/d/0BzeEZJN

PENGARUH HARGA DAN PENDAPATAN TERHADAP PERMINTAAN 
CPO PERUSAHAAN ASTRA AGRO LESTARI 
PADA TAHUN 2001 - 2012 

Pramelani
Akom, Bina Sarana Informatika(BSI) Pemuda
Alamat kampus : Jl. Kayu Jati 5 No. 2 Pemuda, Rawamangun Jakarta
email: pramelani.pli@bsi.ac.id



Abstrak -- Permintaan kelapa sawit, khususnya CPO (Crude Palm Oil) meningkat, dimana dipengaruhi oleh faktor seperti  harga dan pendapatan, maka diteliti  pengaruh harga dan pendapatan terhadap permintaan CPO di perusahaan Astra Agro Lestari. Pada penelitian ini digunakan data sekunder dalam bentuk time-series periode tahun 2001-2012 dan analisis  data dengan model regresi linear berganda.
Dari hasil didapatkan bahwa harga tidak berpengaruh terhadap permintaan CPO, dimana probabilitas 0,558 > (α
= 0,05), sehingga Ho diterima; pendapatan berpengaruh signifikan dan positif terhadap kuantitas per-mintaan
CPO, dimana probabilitas 0,003 < (α = 0,05), sehingga Ho ditolak; harga dan pendapatan secara serentak
mempunyai pengaruh signifikan dan positif  terhadap permintaan CPO, dimana probabilitas 0,000 < (α = 0,05), sehingga Ho ditolak; serta nilai R2 (adjusted R Square) 0,896 menunjukkan pengaruh variabel inde-penden 89,6% dan sisanya (10,4%) dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Terlihat elastisitas permintaan produk CPO bersifat inelastik, dimana nilai Ep = 0,826, berarti setiap peningkatan
(penurunan) harga 1% akan menurunkan (meningkatkan) kuantitas permintaan 0,826%. Hasil elastisitas tersebut
berhubungan positif (searah) dengan penerimaan total, dimana bila terjadi penurunan harga, meskipun terdapat
peningkatan kuantitas produk yang terjual, maka penerimaan total (TR) akan menurun dan penerimaan marjinal negatif. Nilai elastisitas pendapatan (EI) = 7,114, berarti setiap peningkatan (penurunan) pendapatan konsumen 1% akan meningkatkan (menurunkan) kuantitas permintaan 7,114% yang merupakan produk barang mewah atau produk kebutuhan sekunder.

Kata kunci: harga, pendapatan, permintaan, CPO


Berikut screenshoot yang diambil dari Aslinya Prosiding Seminar Nasional Inovasi dan Tren  (SNIT) 2014, ISBN . 978-602-99213-7-3














Komentar

Postingan populer dari blog ini

Modul Manajemen Event

PENGERTIAN EVENT MANAGEMENT Menurut Goldblatt (Event Management, 2013): “ Event Manajemen adalah kegiatan professional mengumpulkan dan mempertemukan sekelompok orang untuk tujuan perayaan, pendidikan, pemasaran, dan reuni, serta bertanggung jawab mengadakan penelitian, membuat desain kegiatan, melakukan perencanaan dan melaksanakan koordinasi serta pengawasan untuk merealisasikan kehadiran sebuah kegiatan.” Dengan demikian Event Management dapat didefinisikan sebagai pengorganisasian sebuah kegiatan yang dikelola secara profesional, systematis efisien, dan efektif. Kegiatannya meliputi konsep (perencanaan) sampai dengan pelaksanaan hingga pengawasan. Dalam event management, semua orang harus bekerja keras dengan visi yang sama untuk menghasilkan kegiatan yang sesuai dengan harapan. Banyak istilah penyebutan event management, antara lain : a)         Event Organizer (EO) b)         Production House (...

Analisa Struktur Pasar, Perilaku Dan Kinerja Industri Semen Pada PT.Semen Indonesia, Tbk Tahun 2003 - 2012

Analisa Struktur Pasar, Perilaku Dan Kinerja Industri Semen Pada PT.Semen Indonesia, Tbk Tahun 2003 - 2012  Abstrak -   Persaingan industri semen domestik semakin ketat dikarenakan bermunculan pemain- pemain baru. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) sebagai pemain lama tidak mau lengah ditengah ketatnya persaingan bisnis semen dalam negeri. Untuk itu peneliti tertarik menganalisa struktur, perilaku dan kinerja perusahaan  tersebut  dengan  paradigma  Structure  Conduct  Performance (SCP)  secara  deskriptif  dan menggunakan regresi linier untuk mengetahui pengaruh perilaku terhadap kinerja. Hasil penelitian adalah industri semen memasuki posisi pasar oligopoli ketat dengan rasio konsentrasi 0,91. Pangsa pasar PT. Semen Indonesia dari tahun 2003-2012 tetap terus bertahan di atas 40% dan merupakan market leader dalam industri semen. Analisa perilaku menghasilkan l elastisitas harga bersifat elastik >1 sehingga perlu diperhat...

Pengabdian Masyarakat di RPTRA Bambu Apus

Antusias Pengelola RPTRA Bambu Apus dalam Seminar Public Speaking pada Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta Jakarta , 13 Oktober 2018 –   Berdasarkan kebutuhan dalam hal public speaking dari pengelola RPTRA Kelurahan Bambu Apus, maka pada hari Sabtu, 13 Oktober 2018 telah diadakan seminar “Kiat Sukses Menjadi MC (Master of Ceremony) dan Melatih Keberanian Bicara” yang berlokasi di RPTRA (Ruang Publik Terbuka Ramah Anak), Jl. Gebang Sari, RT.2/RW.5, Bambu Apus, Cipayung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13890, yang berlangsung dari pukul 09.00 WIB – 11.00 WIB.  Dari pihak Universitas Bina Sarana Informatika Jakarta, kegiatan ini juga merupakan pengabdian pada masyarakat yang harus dilakukan oleh para dosen untuk memenuhi tugas Tridharma perguruan tinggi. Seperti yang disampaikan dalam kata sambutan oleh Pramelani selaku Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat Jurusan Hubungan Masyarakat, Universitas Bina S...